Saya Keturunan Kerajaan Lingga (Karo)

0
4

Oleh: Adri Istambul Lingga Gayo (Surabaya)

 

Penulis (kiri) bersama Ketua Umum PDIP (Megawati Soekarno Putri) (kanan) saat berkunjung ke Taneh Karo. Megawati berpakaian adat Suku Karo.

Sibayak Lingga Gayo tidak ada, yang ada Sibayak Lingga yang dulu datang dari Gayo terus ke Pakpak Dairi dan kemudian ke Lingga (Karo). Keturunan Sibayak Lingga Raja Natang Negeri Lingga yang menjadi Sibayak Lingga adalah dari kemberahen beru Sebayang Jambur Kedundong Perbesi, Ginting Rumah Page Surbakti, dan Tarigan Nagasaribu.

The last emperor adalah dari Sibayak Lingga Pa Kerung (Laksa Sinulingga). Keturunannya salah satunya adalah saya, lanjut ke Sibayak Lingga Pa Terang yang keturunannya salah satunya Bayak Ir Budi Sinulingga di Jakarta. Akibat penetrasi Belanda ke Tanah Karo dengan politik devide et impera maka dibuatlah istilah “kerajaan berlumba” (samin mate) dengan mengangkat saudaranya lain ibu dari istri beru Ginting Rumah Page yakni Sibayak Lingga Pa Sendi untuk seterusnya dilanjutkan oleh anaknya Raja Kelelong sampai Indonesia Merdeka.




Peristiwanya hampir sama sebangun dengan Kesultanan Jogja serta Pakualaman dan Sultan Solo Mangkunegaran. Intrik politik adu domba bahkan mistik (?) sdh mewarnainya. Tapi, dalam masa Revolusi Sosial dimana Tentara Rakyat menuduh semua keturunan raja/ sibayak adalah feodal maka semua menjadi tercerai berai dan dihantui rasa takut. Bahkan dengan politik land reform maka banyak tanah-tanah sibayak yang dibagikan.

Dokumen hitam putih tentang kerajaaan Sibayak Lingga tersimpan rapi di Kerajaan Belanda, bahkan ada yang dikasi kode XXX File yang berarti sangat rahasia… dan tidak bisa dibuka tanpa seijin Raja Belanda. Bahwa sekarang Puji Tuhan Syukur Alhamdulilah file itu sudah mulai bisa dibuka secara ilmiah oleh impalku Juara R Ginting dan turang Ita Apulina Silangit baru-baru ini.

Tidak mudah memang untuk mengungkapkan kebenaran dan melupakan luka masa lalu. Tapi, kami generasi muda Sibayak Lingga semuanya sudah sepakat untuk mencoba merajut kekerabatan Keluarga Besar Sibayak Lingga dengan mengungkap kebenaran tanpa melukai dan bisa memaafkan masa lalu.

Ilustrasi: DARUL KAMAL LINGGA GAYO

Dulu ada film kolosal tentang kerajaan China yang berakhir tragis The Last Emperor yang sangat mirip dengan sejarah Sibayak Lingga dan mungkin juga dengan sibayak-sibayak yang lain di Tanah Karo. Begitu juga dengan Kesultanan Deli maupun Sunggal yang juga cukup tragis. Tapi, itulah dinamika romantika yang tidak bisa ditutupi kalau kita mau menjadi orang yang besar yang belajar dari sejarah supaya tidak terulang kembali hal-hal yang buruk dalam kehidupan berkeluarga, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Kita tidak usah malu, maju terus!!!

Kami bukan mau membikin kerajaan lagi tapi kami akan mewarisi semangat dan kepemimpinan Sibayak Lingga dalam bingkai NKRI, dan menjadi kebanggaan tersendiri tentunya. Onggar tapi labo bagi singonggar kayu buruk... damai itu indah.

FOTO HEADER: Sisa-sisa kemegahan Kerajaan (Sibayak) Lingga di Desa Lingga, Dataran Tinggi Karo (Karo Gugung).

VIDEO: Pertunjukan Sanggar Seni Sirulo menampilkan Perkolong-kolong Siadi rancangan antropolog/ budayawan Karo JUARA R. GINTING.

  • Penulis adalah salah seorang pewaris Kerajaan Sibayak Lingga cucu Pa Kerung (Laksa) Sinulingga