ITULAH POLA PIKIR KOLONIALIS (Pakpak Bukan Batak)

0
4

Oleh: Asri Ujung

 

Setelah perang Padri usai, kolonialis Belanda mengembangkan kekuasaannya di Tanah Mandailing. Setelah itu, mereka memperluasnya kekuasaannya ke Tanah Batak. Namun, mereka mengalami kesulitan dalam menembus Tanah Pakpak.

Mereka mengalami kesulitan menembus perbatasan Pakpak Kelasen dengan Tanah Batak dan juga perbatasan Tanah Karo dengan Pakpak Pegagan. Mereka juga kesulitan memahami memahami Suku Pakpak yang punya sistem pemerintahan adat sulang silima.




Lalu, target utama kaum kolonialis adalah memecah kekuatan Suku Pakpak dengan cara menghancurkan peradabannya melalui politik belah bambu; sebelah diangkat sebelah lainnya dipijak.

Sebahagian diantara Suku Pakpak yang berpihak kepada Belanda diberi pendidikan di bawah pola pikir ala kolonialis. Di awal Kemerdekaan RI, Suku Pakpak yang berpihak kepada pemerintah kolonial banyak menduduki jabatan dan pegawai pemerintahan negara RI yang baru merdeka. Mereka dari golongan inilah yang sudah terhipnotis dengan sejarah dan tarombo yg dibuat oleh kaum kolonialis demi kepentingannya.

Kalau mau jujur, kenapa Belanda dan pengikutnya tidak mempertahankan keaslian sejarah dan budaya Suku Pakpak? Jawabannya tiada lain, itulah pola pikir kolonialis.