Penyelenggara akan menampilkan pasar e-commerce terkurasi pertama di dunia dalam pameran ini, dengan desain serta karya terbaik dari merek dan desainer ternama.

 

ADINDA DINDA. SINGAPURA. JEWELUXE® Singapore, sebuah pameran terkurasi yang menampilkan desain, kerajinan tangan, karya seni dan inovasi dari berbagai belahan dunia, akan hadir di Singapura minggu depan di TENT@Ngee Ann City, yang berada di kawasan perbelanjaan terkenal di dunia — Orchard Road.

Berlangsung mulai dari tanggal 6 hingga 15 Oktober 2017, pameran ini akan memukau para pengunjung dengan berbagai koleksi menakjubkan, mulai dari perhiasan, jam, barang-barang lawas, kacamata, karya mode, seni dan lain-lain.

Dengan dukungan dari Badan Pariwisata Singapura (Singapore Tourism Board) dalam bentuk dana Kickstart Fund, pameran unik perhiasan dan koleksi mengagumkan ini mempersembahkan sebuah konsep baru yang memadukan pasar ritel dan e-commerce.




“Selama lebih dari 10 tahun, saya telah berhasil membangun sebuah wadah melalui Singapore JewelFest bagi para desainer perhiasan dan juga perusahan-perusahan dalam industri perhiasan dari seluruh dunia untuk menampilkan hasil ciptaan maupun koleksi wahid batu-batu permata. Untuk memenuhi kebutuhan para konsumen akan barang-barang mewah dengan harga terjangkau, saya dengan bangga memperkenalkan JeweLuxe® Singapore — sebuah pameran ritel multi segmen dengan wadah pasar e-commerce,” ujar Ms. Angela Loh, Pendiri dan C.E.O.  JeweLuxe®.

JeweLuxe® bertekad menjadi wadah bersama bagi para desainer, pengrajin jam dan perusahaan terkait untuk menampilkan dan mempromosikan kebolehan serta minat mereka melalui karya yang begitu indah. Pameran yang terselenggara di Singapura ini diharapkan dapat meraih angka penjualan sebesar SGD 9 juta dalam tahun pertama.

Edisi ke-1 pameran kali ini (6 hingga 10 Oktober) berfokus pada karya-karya yang langka dan ikonik. Acara peluncuran JeweLuxe® merupakan penampilan perdana di Asia bagi para desainer perhiasan terkenal dari Hollywood dan merupakan Ikon Amerika dengan kuratornya Paolo Costagli seperti Kimberly McDonald, Sylva & Cie, Amedeo dan Moritz Glik.

Adapun edisi ke-2 (11 hingga 15 Oktober) merupakan pameran kuratorial para peserta dari Eropa dan Asia. Fokus acara edisi ke-2 ini adalah para pengrajin jam independent, anggota Académie Horlogère des Créateurs Indépendants (AHCI1) yang menciptakan karya-karya seni tiada tara melalui proses tradisional pembuatan jam tangan. Di antara mereka akan hadir Vianney Halter (Swiss), Konstantin Chaykin (Rusia), Aaron Bescei (Hungaria) dan Ludovic Ballouard (Swiss).