Lagu-lagu Karo Semarakkan National Gallery Bulgaria

0
14

LORETA KARO SEKALI. SOFIA. Sejak 6 Oktober 2017 hingga 2 bulan ke depan, dipamerkan hasil-hasil kain tenunan, benda-benda budaya dan dan perhiasan Indonesia di National Gallery “Kvadrat 500”.  Di saat bersamaan berlangsung pameran karya seni rupa maestro indonesia di National Gallery “Palace”. Kedua tempat pameran ini berada di Kota Sofia, Bulgaria.

Sebagaimana dituturkan oleh staf KBRI, berbagai kain tenun, songket, dan batik  yang berusia puluhan hingga ratusan tahun koleksi Rumah Pesona Kain, Yayasan Batik Indonesia dan beberapa koleksi perorangan dipamerkan di ruang utama galeri bersama berbagai benda budaya Nusantara serta perhiasan-perhiasan mulai dari era Majapahit.




Di gedung Galeri Nasional Bulgaria lainnya, “Palace”, yang sebelumnya merupakan istana Raja Bulgaria, dipamerkan 11 lukisan koleksi Galeri Nasional Indonesia serta koleksi pribadi Dubes RI Sofia, antara lain karya  Afandi berjudul “Perahu-perahu”, Popo Iskandar berjudul “Kucing”, AD Pirous berjudul “Kaligrafi Biru”, serta pelukis lainnya Fajar Sidik, Nyoman Arsana, Batara Lubis, I Ketut Tagen, Sentot, Hatta Hambali, Teguh Ostenrik, Hendra Gunawan, Dewa Putu Bedil, Dewa Putu Mokoh, serta berbagai seniman kontemporer Indonesia lainnya.

Kurator Galeri Nasional Indonesia, Citra Smara Dewi mengatakan pemilihan lukisan mewakili dinamika seni Indonesia pada masa setelah kemerdekaan antara tahun 1950-1980 yang diwarnai dengan berbagai aliran seperti realisme, ekspresionisme, dekoratif hingga abstrak.

Kegiatan pameran ini merupakan rangkaian Festival Indonesia Beyond Europalia 2017 dimulai sejak Agustus 2017 di mana beberapa film Indonesia ditayangkan dalam festival film Love is Folly di kota Varna,  ibu kota musim panas Bulgaria. Pada festival ini film “Istirahatlah Kata-Kata” mendapat penghargaan Special Jury Award.

Murni Surbakti (kiri) mengenakan busana yang sumber inspirasinya dari pakaian tradisional Suku Karo.

Menurut Dubes RI Sofia, berbagai kegiatan dalam rangkaian festival ini merupakan tindak lanjut MoU kerjasama di bidang kebudayaan RI-Bulgaria pada tahun 2016 lalu. Bulgaria adalah salah satu negara dengan peradaban tertua, sehingga diharapkan dengan kerjasama kebudayaan akan menguatkan kerjasama di bidang lainnya.  Menteri Kebudayaan Bulgaria melalui sambutannya yang dibacakan oleh Deputi Menteri Kebudayaan,  menyampaikan penghargaan atas keaktifan KBRI Sofia dalam berbagai kegiatan kebudayaan di Bulgaria

Walaupun dengan persiapan yang singkat, rangkaian acara Wonders of Indonesia dapat berjalan dengan lancar dan sukses berkat berbagai dukungan diantaranya dari Ditjen Kebudayaan-Kemendikbud, Galeri Nasional Indonesia, Rumah Pesona Kain, Yayasan Batik Indonesia, Bank Negara Indonesia (BNI 46) London serta pihak Kementerian Kebudayaan dan National Gallery Bulgaria.

Tari Saman

Tari Saman Gayo Aceh Luwes, pergelaran kain nusantara, lagu-lagu Indonesia, dan kuliner nasional membuka pameran indonesia: Wonders of Indonesia 2017 di Galeri Nasional Bulgaria. Acara ini berlangsung pada tanggal 6 Oktober 2017 di area terbuka Sculpture Yard, National Gallery, sekaligus merupakan perayaan hubungan diplomatik Indonesia-Bulgaria yang ke-61 dan Resepsi Diplomatik Kemerdekaan ke-72 Republik  Indonesia.

Penampilan 15 orang penari kelompok tari Saman Gayo yang dipimpin Kepala Dinas Pariwisata Gayo Lues, Syafruddin, berhasil memukau kagum para penonton. Dalam beberapa jam setelah video latihan ditayangkan di halaman facebook KBRI telah mencapai belasan ribu viewers. 

Di tengah cuaca yang cukup dingin, para tamu tetap bersemangat menyaksikan fashion show kain Nusantara yang dibawakan oleh model-model Bulgaria termasuk di antaranya Miss Bulgaria, sambil menikmati hidangan kuliner khas nusantara.

Sekitar 400 tamu dari kalangan diplomatik, pemerintah, pengusaha, dan Indonesianis membawa pulang juga produk-produk indonesia seperti Kopi Bali dan Indomie, serta berbagai brosur paket wisata yang ditawarkan travel agent setempat untuk ke Indonesia.

Lagu-lagu Karo

Di acara Pembukaan itu juga, penyanyi asal Dataran Tinggi Karo (Sumatera Utara), Murni Surbakti, mempersembahkan 2 lagu daerah Karo. Setelah menyanyikan 2 lagu nasional, Murni diminta menghibur tamu dengan 2 lagu Karo.

Dua lagu nasional itu adalah Indonesia Pusaka dan Tanah Airku. Murni tidak sendirian menyanyikan lagu ini. Dia bersama 2 penyanyi asal Indonesia yang sudah tinggal di Bulgaria melantunkannya sebagai bagian acara resmi yang dirangkaikan pula dengan Hari Kemerdekaan RI. Selanjutnya, Murni beru Karo-karo Surbakti ini pun didaulat melantunkan 2 lagu Karo, Musuh Suka dan Perkantong Samping, untuk menghibur hadirin.

Bagaimana perasaan Murni bisa menyanyi dalam kesempatan internasional seperti ini?

“Wah senang sekali. Kebetulan saya sedang berada di Eropah. Dari Norwegia saya sempatkan ke Inggris. Tidak ada visa untuk Bulgaria. Tapi Kedubes RI di Bulgaria menguruskan visa diplomatik untuk saya selama 5 hari agar bisa turut mengiri acara pembukaan pameran ini,” tutur Murni kepada reporter Kahe Kolu.